{"id":387,"date":"2024-09-13T09:52:23","date_gmt":"2024-09-13T09:52:23","guid":{"rendered":"https:\/\/resvara.com\/blog\/?p=387"},"modified":"2024-09-13T09:52:26","modified_gmt":"2024-09-13T09:52:26","slug":"apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/","title":{"rendered":"Apa Itu B2B dan B2C? Defini,  &amp; Perbedaanya"},"content":{"rendered":"\n<p>Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah <em>B2B<\/em> (<em>Business to Business<\/em>) dan <em>B2C<\/em> (<em>Business to Consumer<\/em>) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan. <em>B2B<\/em> merujuk pada transaksi yang terjadi antara dua entitas bisnis, di mana satu perusahaan menyediakan produk atau layanan kepada perusahaan lainnya. Model ini sering kali melibatkan pembelian dalam jumlah besar dan transaksi yang kompleks, seperti dalam kasus pemasok bahan baku untuk pabrik atau penyedia layanan <em>IT<\/em> untuk perusahaan besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <em>B2C<\/em> menggambarkan model bisnis di mana perusahaan menjual produk atau layanan langsung kepada konsumen akhir. Dalam konteks <em>B2C<\/em>, perusahaan berinteraksi langsung dengan individu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pribadi mereka, seperti toko ritel yang menjual pakaian atau layanan <em>streaming<\/em> yang menyediakan hiburan. Perbedaan mendasar antara kedua model ini terletak pada jenis pelanggan yang dilayani dan cara perusahaan berkomunikasi serta melakukan penjualan kepada mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu B2B dan B2C?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>B2B: Business to Business<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p><em>B2B<\/em> atau &#8220;<em>business to business<\/em>&#8221; merujuk pada model bisnis di mana transaksi terjadi antara dua perusahaan. Dalam model ini, satu perusahaan menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan lain, bukan langsung kepada konsumen akhir. Biasanya, transaksi <em>B2B<\/em> melibatkan pembelian dalam jumlah besar dan sering kali memiliki nilai kontrak yang tinggi. Contoh dari model <em>B2B<\/em> bisa terlihat dalam berbagai industri, seperti produsen perabot kantor yang menjual produk mereka kepada perusahaan-perusahaan atau penyedia layanan <em>cloud<\/em> yang menawarkan solusi <em>IT<\/em> kepada bisnis lain.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>B2C: Business to Consumer<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, <em>B2C<\/em> atau &#8220;<em>business to consumer<\/em>&#8221; merujuk pada model bisnis di mana perusahaan menjual barang atau jasa langsung kepada konsumen akhir. Dalam model ini, perusahaan berfokus pada memenuhi kebutuhan individu konsumen, dan biasanya transaksi dilakukan dalam jumlah kecil dibandingkan dengan <em>B2B<\/em>. Contoh dari model <em>B2C<\/em> termasuk toko online yang menjual pakaian kepada pelanggan individu atau layanan <em>streaming<\/em> yang menyediakan hiburan langsung kepada pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Karakteristik antara B2B dan B2C<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/resvara.com\/blog\/b2g-adalah-pengertian-manfaat-dan-contoh\/\">B2G adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contoh<\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Target Audiens<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Perbedaan paling mencolok antara <em>B2B<\/em> dan <em>B2C<\/em> adalah target audiensnya. Dalam <em>B2B<\/em>, pelanggan adalah bisnis atau organisasi lain yang membuat keputusan pembelian berdasarkan kebutuhan operasional dan efisiensi. Misalnya, sebuah perusahaan mobil mungkin membeli ban dari produsen ban untuk keperluan produksi. Sebaliknya, dalam <em>B2C<\/em>, targetnya adalah konsumen individu. Bisnis <em>B2C<\/em> berinteraksi langsung dengan konsumen sehari-hari yang membuat keputusan berdasarkan preferensi pribadi dan kebutuhan langsung. Sebagai contoh, seseorang yang membeli sepatu kets dari toko online adalah bagian dari transaksi <em>B2C<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Proses Pengambilan Keputusan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Proses pengambilan keputusan dalam model <em>B2B<\/em> umumnya lebih rumit dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk diselesaikan. Biasanya, keputusan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti eksekutif dan pejabat pengadaan, serta didasarkan pada pertimbangan praktis seperti biaya dan efisiensi. Sebaliknya, keputusan dalam <em>B2C<\/em> lebih bersifat individual dan sering kali dipengaruhi oleh faktor emosional seperti harga dan merek. Konsumen <em>B2C<\/em> cenderung membuat keputusan yang cepat dan impulsif, seringkali dipengaruhi oleh tren dan pemasaran.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Volume Pembelian<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Transaksi <em>B2B<\/em> sering kali melibatkan volume yang lebih besar dan nilai yang lebih tinggi karena bisnis membeli dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan operasional mereka. Misalnya, perusahaan manufaktur mungkin membeli ribuan unit komponen untuk proses produksi mereka. Di sisi lain, transaksi <em>B2C<\/em> biasanya melibatkan pembelian yang lebih kecil dan lebih sering. Konsumen individu membeli produk untuk penggunaan pribadi, seperti membeli satu unit <em>smartphone<\/em> atau pakaian.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Strategi Pemasaran dan Penjualan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Strategi pemasaran dalam <em>B2B<\/em> berfokus pada membangun hubungan jangka panjang dan menawarkan solusi yang dipersonalisasi. Pemasaran <em>B2B<\/em> sering melibatkan penjualan langsung, networking, dan acara industri untuk membangun hubungan dengan klien. Sebaliknya, pemasaran <em>B2C<\/em> berorientasi pada audiens yang lebih luas dengan fokus pada branding dan menciptakan hubungan emosional. Pemasaran <em>B2C<\/em> sering menggunakan saluran seperti media sosial, iklan online, dan influencer untuk menarik perhatian konsumen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Bisnis B2B dan B2C<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Bisnis B2B<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penyedia Layanan <\/strong><strong><em>Cloud<\/em><\/strong> Menawarkan solusi <em>cloud<\/em> untuk bisnis, termasuk hosting aplikasi dan penyimpanan data. Mereka membantu bisnis beroperasi lebih efisien dengan mengelola infrastruktur <em>IT<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penyedia Solusi <\/strong><strong><em>SDM<\/em><\/strong> Menyediakan perangkat lunak manajemen sumber daya manusia untuk bisnis, termasuk penggajian dan manajemen kinerja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produsen Perabot Kantor<\/strong> Membuat dan memasok perabot kantor seperti meja dan kursi ke berbagai perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Agen Pemasaran Digital<\/strong> Menawarkan layanan pemasaran online seperti <em>SEO<\/em> dan pemasaran media sosial kepada bisnis lain untuk membangun kehadiran <em>online<\/em> mereka.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Distributor Makanan Grosir<\/strong> Menyediakan makanan dan minuman dalam jumlah besar kepada restoran dan hotel.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Bisnis B2C<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perusahaan <\/strong><strong><em>Streaming<\/em><\/strong><strong> Online<\/strong> Menyediakan film dan acara TV langsung kepada konsumen, seperti <em>Netflix<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>E-commerce Fashion Retailer<\/strong> Menjual pakaian dan aksesori secara <em>online<\/em> langsung kepada konsumen individu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Electronics Retailer<\/strong> Menjual gadget dan perangkat elektronik langsung kepada konsumen melalui toko fisik dan <em>platform online<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Layanan Pengiriman Makanan<\/strong> Mengirim bahan makanan dan kebutuhan rumah tangga langsung ke konsumen melalui aplikasi atau website.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kedai Kopi Lokal<\/strong> Menyajikan kopi dan makanan ringan langsung kepada pelanggan di toko fisik mereka.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Memahami perbedaan antara <em>B2B<\/em> dan <em>B2C<\/em> sangat penting dalam dunia bisnis. Setiap model memiliki karakteristik unik yang memengaruhi strategi pemasaran, proses pengambilan keputusan, dan hubungan dengan pelanggan. Dengan mengetahui perbedaan ini, perusahaan dapat mengoptimalkan pendekatan mereka untuk memenuhi kebutuhan audiens mereka dan mencapai tujuan bisnis secara efektif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":388,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[50,53,54],"class_list":["post-387","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-outsourcing","tag-apa-itu-b2b-dan-b2c","tag-business-to-business","tag-bussiness-to-consumer"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya - News and Articles<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya - News and Articles\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"News and Articles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-13T09:52:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-13T09:52:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/COVER-ARTIKEL4_11zon.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"6500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"4500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"SEO Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"SEO Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\"},\"author\":{\"name\":\"SEO Admin\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/person\/8cd131b01f602b2b414bf9261cefd3d6\"},\"headline\":\"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya\",\"datePublished\":\"2024-09-13T09:52:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-13T09:52:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\"},\"wordCount\":875,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#organization\"},\"keywords\":[\"Apa itu B2B dan B2C\",\"Business to Business\",\"Bussiness to consumer\"],\"articleSection\":[\"Outsourcing\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\",\"url\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\",\"name\":\"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya - News and Articles\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-09-13T09:52:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-13T09:52:26+00:00\",\"description\":\"Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/\",\"name\":\"News and Articles\",\"description\":\"Contact Center Outsourcing Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"News and Articles\",\"url\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cropped-logo-contact-center-indonesia-200x54-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cropped-logo-contact-center-indonesia-200x54-3.png\",\"width\":66,\"height\":53,\"caption\":\"News and Articles\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/person\/8cd131b01f602b2b414bf9261cefd3d6\",\"name\":\"SEO Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/092c267e08dfc437c0711292defdce78ecd16fdb379ea1020a41fc9dcfdb0389?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/092c267e08dfc437c0711292defdce78ecd16fdb379ea1020a41fc9dcfdb0389?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"SEO Admin\"},\"url\":\"https:\/\/resvara.com\/blog\/author\/seo-admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya - News and Articles","description":"Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya - News and Articles","og_description":"Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan","og_url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/","og_site_name":"News and Articles","article_published_time":"2024-09-13T09:52:23+00:00","article_modified_time":"2024-09-13T09:52:26+00:00","og_image":[{"width":6500,"height":4500,"url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/COVER-ARTIKEL4_11zon.png","type":"image\/png"}],"author":"SEO Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"SEO Admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/"},"author":{"name":"SEO Admin","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/person\/8cd131b01f602b2b414bf9261cefd3d6"},"headline":"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya","datePublished":"2024-09-13T09:52:23+00:00","dateModified":"2024-09-13T09:52:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/"},"wordCount":875,"publisher":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#organization"},"keywords":["Apa itu B2B dan B2C","Business to Business","Bussiness to consumer"],"articleSection":["Outsourcing"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/","url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/","name":"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya - News and Articles","isPartOf":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-09-13T09:52:23+00:00","dateModified":"2024-09-13T09:52:26+00:00","description":"Apa itu B2B dan B2C? Di dunia bisnis, istilah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) sering kali terdengar, namun keduanya mengacu pada model bisnis yang berbeda secara signifikan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/apa-itu-b2b-dan-b2c-definisi-perbedaan-dan-contoh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/resvara.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu B2B dan B2C? Defini, &amp; Perbedaanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/","name":"News and Articles","description":"Contact Center Outsourcing Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/resvara.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#organization","name":"News and Articles","url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cropped-logo-contact-center-indonesia-200x54-3.png","contentUrl":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/cropped-logo-contact-center-indonesia-200x54-3.png","width":66,"height":53,"caption":"News and Articles"},"image":{"@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/person\/8cd131b01f602b2b414bf9261cefd3d6","name":"SEO Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/resvara.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/092c267e08dfc437c0711292defdce78ecd16fdb379ea1020a41fc9dcfdb0389?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/092c267e08dfc437c0711292defdce78ecd16fdb379ea1020a41fc9dcfdb0389?s=96&d=mm&r=g","caption":"SEO Admin"},"url":"https:\/\/resvara.com\/blog\/author\/seo-admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/387","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=387"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":389,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/387\/revisions\/389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/resvara.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}